GameFileNews

Load Your Game File

BLOOD WILL TELL

Penulis kali ini ingin membawa para gamers untuk sedikit melirik gim lawas yang mungkin dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Banyak gim-gim lama dari konsol sekelas Playstation 2 yang tidak mendapat perhatian sebagaimana mestinya, seperti berlian yang tersembunyi dalam lumpur, Blood will tell salah satunya.

Sudahkah kalian menonton Dororo dan membaca perbedaan antara anime dan gimnya? Kalau belum, saatnya fokuskan perhatian kalian pada tulisan ini dan kita lihat seperti apa gim bertemakan Jepang zaman feudal ini.

Adaptasi Mantap dari Novel dan Manganya.

Tidak banyak gim yang bisa memberikan penyajian yang pas mulai dari nuansa sampai cara penyampaian cerita, karakter bahkan perasaan berkecamuk yang ada pada suatu karya tulis menjadi seperti nyata. Blood will tell berhasil membawakan pesan terdalam dari Dororo karya Osamu Tezuka.

Dimulai dari penceritaan bagaimana sang tokoh utama, Hyakkimaru, lahir, dan kehilangan hampir seluruh raganya. Hanya jiwanya yang menginginkan kehidupanlah yang membuatnya mampu merangkak dan mengeluarkan energi kuat nan menghenyakkan. Kondisinya itu menarik perhatian banyak iblis-iblis lemah. Mereka ingin menyerang dan memakan Hyakki agar mendapatkan kekuatan besar. Ini memberi pandangan yang tak biasa pada penyelamatnya, Jyukai.

Jyukai, sejak saat itu, bukan hanya memberikan nasi dan susu pada Hyakkimaru, tapi bahkan mengerahkan seluruh kemampuannya sebagai pembuat bagian tubuh palsu dari kayu lalu merombaknya menjadi perlindungan sekaligus senjata terkuat Hyakkimaru. Berbekal keahlian dan tubuh baru yang didapatnya dari Jyukai. Hyakkimaru mulai mencari orang tuanya, yang telah mengorbankan Hyakkimaru demi kekuasaan dan kemakmuran negeri yang berada di bawah naungan kekuasaan mereka.

Dari petualangan itulah Hyakkimaru bertemu Dororo, menemukan jati dirinya, dan memahami apa artinya menjadi manusia dan bagaimana agar tidak jatuh ke jurang kebencian yang sama gelapnya dengan ruang tinggal para Iblis.

Gameplay

Dimulai dengan Hyakkimaru yang memasuki desa yang dikuasai para iblis lemah. Hyakkimaru dibantu Suara Jyukai dalam petualangan pertamanya. Saat pertama, pemandangan akan berwarna hitam-putih-abu-abu, bukan karena layarmu rusak, tapi memang tampialnnya seperti itu. Ini disebabkan Hyakkimaru belum mendapatkan matanya, dan warna kromatik itu menggambarkan hyakkimaru yang menggunakan “mata jiwa” -nya, setelah mendapatkan matanya, warna pemandangannya akan berubah drastis.

Hyakkimaru bertarung menggunakan pedang yang tertanam di kedua lengan palsunya, juga Meriam yang ada di kaki palsunya. Bukan hanya serangan fisik, Hyakkimaru mampu menggunakan serangan khusus dengan elemen sihir.

Selain hanya menyerang dengan pedang dan sihir sama seperti gim aksi lainnya, ada satu battle system yang unik yang sangat berpengaruh  dari awal bahkan sampai melawan bos terakhir. Hyakkimaru melakukan charging stand, lalu, jika satu serangan itu mengenai lawan, maka akan muncul serangkaian 4 icon tombol yang harus ditekan agar serangannya terus berlanjut. Jika berhasil, maka serangan akan memiliki damage yang besar dan musuh kehilangan kesempatan menyerang. Semakin tinggi hit combo yang berhasil dilakukan, maka item drop dari musuh akan semakin bagus.

Keasikan bermainnya bukan di situ saja. Setelah bertemu Dororo, selagi kita bermain menggunakan Hyakkimaru, kita bisa memasukkan perintah khusus pada dororo untuk bertahan ataupun menyerang. Belum lagi, ada stage-stage khusus di mana kita bisa menggunakan dororo sebagai karakter utama. Tantangannya tentu akan semakin berat, apalagi dororo cukup lemah dan serangannya hanya berupa melempar batu, uppercut lalu serangan melompat.

Dalam perjalanan mereka berdua, Hyakkimaru akan mendapatkan tubuhnya kembali setiap berhasil mengalahkan satu boss-iblis. Pola serangan mereka beragam, bahkan kekuatan para iblis tidak bisa dianggap enteng. Melenceng sedikit, Game Over!

Manis dan Pahitnya

Manisnya

This is absolutely one of the most beautiful game that you’ll ever had. Kapan lagi bisa mendapatkan gim dengan cerita apik dari karya komikus ternama Osamu Tezuka? Belum lagi, pola permainan yang unik dimana warna pemandangan di dalam gim, suara bahkan pergerakan karakter akan tergantung sejauh mana kita bermain dan mengalahkan para iblis.

Di gim ini kita dituntut untuk benar-benar menjelajahi peta, dan mencari secara detail letak-letak iblis tersembunyi yang ada. Mau senjata terbaik? Maka skillmu harus baik juga, jika combo yang dirimu hasilkan sedikit, maka senjata yang kamu impikan tidak akan muncul.

Belum lagi twist dari keseluruhan plot cerita yang menjadi tambahan tragedy dari cerita aslinya, pasti akan benar-benar menempel di kenangan pribadi.

Pahitnya

Penulis ingin bilang, tidak ada pahitnya. Tapi kenyataannya ada satu. Gim ini benar-benar underrated, penerimaannya kurang baik. Mungkin dikarenakan saat itu masanya Playstation 2 menjadi konsol utama, tapi grafiknya juga tidak menonjolkan sesuatu yang wah. Seandainya saja ada yang berbaik hati meremake gim ini, mungkin penerimaannya akan lebih baik.

Tips & Trik

Dua hal!

  1. Jelajahi peta secara detail.
  2. Lakukan Hit Combo sebanyak mungkin dengan charge attack.

Taste

9,5/10

Penulis selalu memainkan gim ini berulang. Salah satu dari gim favorit sepanjang masa. Melekat di hati, selalu tertantang ingin mengasah kemampuan, dan ingin merasakan pedihnya tragedi yang dirasakan Hyakkimaru dan sendunya perasaan Dororo dalam menemani Hyakkimaru.

Keep on living!

Penulis : Nibel Hero

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Share via
Copy link
Powered by Social Snap